Selasa, 27 Desember 2016

[NEWS] HARUKA SHIMAZAKI TELAH MENGGELAR PERTUNJUKAN KELULUSANNYA Pada tanggal 26 Desember 2016 lalu...

[NEWS] HARUKA SHIMAZAKI TELAH MENGGELAR PERTUNJUKAN KELULUSANNYA

Pada tanggal 26 Desember 2016 lalu, anggota AKB48 Haruka Shimazaki, atau yang juga dikenal sebagai Paruru, telah melangsungkan pertunjukan terakhirnya di Teater AKB48, di Akihabara, Jepang.
Paruru masuk di AKB48 sebagai anggota trainee generasi ke-9, pada usia 15 tahun. Ia yang pada awalnya tidak bisa menyanyi dan menari, bahkan dijuluki “ponkotsu” yang dalam bahasa Jepang berarti sampah, akhirnya telah lulus setelah berkembang menjadi seorang bintang pada tahun di mana ia menginjak usia 22 tahun ini.
Pertunjukan ini menggunakan setlist yang lagu-lagunya disusun berdasarkan pemikiran Paruru sendiri. Pada sesi MC pertunjukan ini, ia berkomentar, “Terima kasih kalian semua telah berkenan menyempatkan diri datang ke sini. Terima kasih telah mau menonton pertunjukan ini walaupun pada jam yang sama, ada acara TV lain yang menayangkan episode terakhirnya. Omong-omong, saya sih merekam acara TV tersebut, jadi sepulang dari sini, saya akan menontonnya!,” ungkapnya, sambil berbalas tawa dengan penonton, mengungkapkan rasa terima kasihnya.
Selepas pertunjukan unit song, yang naik ke panggung sebagai tamu khusus dalam pertunjukan tersebut adalah anggota 48 group yang dikenal dekat dengan Paruru, Jurina Matsui. Sambil menyerahkan karangan bunga, ia berkata, “Saya mendengar tentang pertunjukan ini pada saat kami sedang makan bersama, namun saya merasa aneh sekali karena saya tidak termasuk dalam anggota yang akan tampil hari ini, jadi karena biar bagaimanapun saya ingin berdiri di panggung yang sama dengan Paruru, jadi saya datang saja!“.
Selepas pertunjukan yang ditutup dengan lagu “Kimi wa Kimagure” yang terkenal baik di kalangan penggemar maupun anggota 48 group karena dicurigai sebagai lagu yang berisi mengenai Paruru, pemandangan Paruru yang melambaikan tangannya dari balkon benar-benar menunjukkan bahwa hari ini, yang tampil bukanlah Paruru yang bereaksi jelek terhadap penggemar, melainkan Paruru yang bagaikan dewi.

Source http://ift.tt/2hp8MaW & http://ift.tt/2izesAN

Di terjemahkan oleh japanesestation

#memetan http://ift.tt/2imNGZ6



Source 48Family Indonesia - FAM48INA's http://ift.tt/2imNGZ6

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Contact our Support

Email us: youremail@gmail.com

Our Team Memebers